Wisatalicious

Website Wisata Paling Nikmat!

Menu

Tanah Lot, Pura, Pantai, Dan Ular Suci

July 22, 2016 | Bali

Pura Tanah Lot, atau kalau wisatawan asing menyebutnya Tanah Lot Temple merupakan nama dari salah satu objek wisata di pulau Bali yang paling terkenal. Sudah tak terhitung banyaknya wisatawan dari seluruh Indonesia juga dari Negara lain di dunia yang sudah merasakan dan menikmati keindahan serta nilai budaya yang ada di objek wisata di sekitar pura tanah lot. Kali ini, wisatalicious.com akan mengajak sobat licious untuk sedikit berbincang tentang tempat ini. Tempat yang terkenal juga dengan ular suci dan sunsetnya.

Letak tanah Lot

Tanah lot merupakan nama salah satu daerah wisata di Bali. Letaknya tepat di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan. Jaraknya sekitar 13 km ke arah barat dari kota Tabanan. Dari Bandar udara Ngurah Rai dapat sobat tempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam dengan kendaraan bermotor. Saat berwisata di kota Bali, sobat tidak perlu terlalu khawatir, karena jarak antara satu objek ke objek lain biasanya tidak terlalu jauh, dan mudah dicapai dengan kendaraan bermotor. Sesampainya disana, sobat akan langsung disambut dengan keindahan pantai dan kemegahan pura laut yang mempesona. Dengan gulungan ombak di pantai yang membuat suasana semakin dramatis.

Banyak juga terdapat hotel di tanah lot. Di sepanjang Jalan Tanah Lot, ada banyak hotel yang bisa menjadi pilihan sobat menginap.

Pura Tanah Lot

Sejarah Tanah Lot

Sebagai salah satu pura besar di Bali, tentu keberadaan tempat ini tidak akan bisa dipisahkan dengan penyebaran agama Hindu. Singkat cerita ada seorang pada masa Kerajaan Majapahit, ada seorang bhagawan yang bernama Danghyang Dwijendra, atau dikenal juga dengan sebutan Danghyang Nirarta, tokoh penyebaran ajaran Hindu dengan nama Dharma Yatra.

Sang Begawan dari Kerajaan Majapahit ini menyebarkan ajaran agama Hindu kea rah Bali, NTB dan NTT. Di Lombok, Danghyang Dwijendra dikenal dengan nama Tuan Semeru atau guru dari Semeru (sebuah nama Gunung di Jawa Timur). Gunung Semeru dianggap sebagai perwujudan gunung Mahameru yang merupakan tempat tinggal para dewa.

Saat tiba di Bali, dia disambut dengan hormat dan hangat oleh Raja Dalem Waturenggong yang menjadi Raja Bali saat itu. Danghyang kemudian menyebarkan ajaran Hindu sampai ke pelosok-pelosok Pulau Bali. Dalam perjalanannya sang Begawan melihat sebuah sinar dari arah Tenggara. Danghyang pun mencari sumber cahaya itu, dan akhirnya menemukan jika cahanya yang dilihatnya dari sebuah sumber mata air, (belakan dianggap sebagai air suci di Tanah Lot). Ia pun lalu bermeditasi di sana. Nama daerah itu adalah Desa Beraban.

Selanjutnya di daerah tersebut ia mengajarkan agama Hindu, yang mendapat tentangan dari pemimpin desa yang disebut Bendesa Beraban Sakti. Terjadi pertarungan. Sang Begawan melempar batu tempatnya bersemedi kea rah laut, dan nantinya menjadi temtat dibangunnya Pura Tanah Lot. Ia juga melempar selendangnya, yang lalu berubah menjadi ular, dan yang hingga sekarang menjadi ular penjaga Pura Tanah Lot.

Akhirnya masyarakat desa beserta pemimpinnya memeluk agam Hindu. Sang Begawan melanjutkan perjalannannya dan meninggalkan sebuah keris kepada Beraban Sakti yang dikenal dengan nama Keris Jaramenara atau Keris Ki Baru Gajah.

Saat ini, keris bersejarah tersebut masih disimpan di Puri Kediri. Keris tersebut di upacarai setiap hari raya Kuningan.  Upacara tersebut diadakan di Pura Tanah Lot setiap 210 hari sekali, yakni pada Buda Wage Lengkir sesuai dengan penanggalan Kalender Bali.

Semua tempat di Indonesia memang memiliki mitos dan sejarah, seperti juga mitos Nyai Roro Kidul di Pantai Parangtritis Jogja.

Air Suci Dan Ular Suci Tanah Lot

Saat ini bila sobat berkunjung ke Tanah Lot sobat masih akan dapat menikmati air suci dan ular yang diyakini  dari selendang  Dhanghyang.  Air suci berada di dalam goa di atas Pure Tanah Lot air suci itu konon berasal dari tengah laut. Sobat bisa meminum atau sekedar membasuh tubuh dengan air suci tersebut. Air tersebut diyakini memiliki banyak khasiat.

Ular Suci Tanah Lot

Sementara para ular suci penjaga pura tanah lot yang berasal dari selendang kini jumlahnya sudah tak sebanyak dulu, namun sobat masih bisa menemuinya di dalam gua ular suci. Letaknya berada di depan gua air suci.

Ular-ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning dan mempunyai racun tiga kali lebih kuat dari ular cobra.

Menikmati Keindahan Matahari Terbenam Di Pantai Tanah Lot

Menikmati Keindahan Matahari Terbenam Di Pantai Tanah Lot

Terletak di sebelah barat pulau Bali, tentunya tanah lot menjadi salah satu tempat paling tepat untuk menikmati matahri terbenam. Pada jam 6 sore, biasanya akan ada banyak wisatawan yang berkumpul di sini untuk menikmati sunset tanah lot yang terkenal.

Jadi, tunggu apa lagi, masukan tanah lot tour dalam jadwal wisata di Bali yang sobat rencanakan. Jika ingin bermain dengan lumba-lumba bisa juga ke Pantai Lovina Bali di Bali Utara. Keindahan berbagai objek wisata di Bali sudah menunggu sobat, keindahan dan keagungan pura dan pantai tanah lot menunggu untuk sobat telusuri.

Facebook Comments

Related For Tanah Lot, Pura, Pantai, Dan Ular Suci

Page

Page

Page