Wisatalicious

Website Wisata Paling Nikmat!

Menu

Pendakian Gunung Prau: Menyantap Sunset dan Sunrise di Bukit Teletubies

July 19, 2016 | Pendakian

Gunung Prau-Daerah wonosobo khususnya dataran tinggi dieng memang tak henti-hentinya menawarkan berbagai keindahan dan kesejukan bagi penyantap wisata alam. Banyak sekali objek wisata dieng yang dapat menjadi santapan lezat bagi mata dan membuat pikiran segar kembali. Sseperti yang sudah kita ulas sebelunya tentang Wisata Dieng, 6 Objek Wisata Terbaik, Dan Legenda Anak Rambut Gimbal. Namun kali ini saya akan menceritakan pengalaman lain saat berwisata ke Wonosobo, yaitu pendakian ke Gunung Prau. Memang kurang tepat kalau dibilang wisata, karena pendakian gunung memiliki persiapan yang berbeda dengan wisata biasa. kenikmatan yang didapat saat mencapai puncak pendakian pun akan terasa lebih delicious daripada wisata lainnya. Nah, bila sobat berencana melakukan pendakian ke Gunung Prau, info ini dapat dijadikan refrensi yang tak kan mengecewakan.

Sekilas tentang Gunung Prau

Gunung prau terletak di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah dengan ketinggan 2.550 mdpl. Bila dilihat dari ketinggiannya, gunung prau cukup tinggi. Namun karena pendakian dimulai dari dataran tinggi dieng dengan ketinggian diatas 1.500 mdpl membuat pendakian ke puncak Gunung Prau tidak terasa jauh. Gunung Prahu merupakan tapal batas antara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Wonosobo. Setidaknya ada tiga jalur yang dapat digunakan untuk mendaki Gunung Prahu, yaitu:

Jalur Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang

Jalur Patak Banteng, Wonosobo

Jalur Kenjuran, Kendal

Jalur yang paling favorit bagi pendaki ialah via Patak Banteng karena jalur yang tidak terlalu jauh, yaitu dapat ditempuh sekitar 2-3 jam dan basecamp yang mudah ditemui. Kali ini kita akan mencoba perjalanan mendaki Gunung Prau via Patak Banteng.

Persiapan Pendakian Gunung Prau

Mendaki gunung manapun sejatinya membutuhkan persiapan karena kita akan berada di alam yang jauh dari pemukiman. Jangan pernah meremehkan alam. Perisapan pendakian sangat penting dan merupakan dasar yang harus dikuasai bagi pendaki. Untuk persiapan ke gunung Prau kali ini tidak terlalu banyak, karena saya hanya akan mendaki selama dua hari satu malam. Persiapan tersebut meliputi kesehatan fisik, mental, perlengkapan mendaki, perlengkapan tenda, makanan dan obat-obatan. Jangan membawa perlengkapan yang berlebihan ataupun kurang berguna saat di atas gunung. Jangan lupa untuk selalu membawa jas hujan setiap kali mendaki gunung karena cuaca di atas tidak dapat diprediksi. Jika sobat memutuskan untuk menginap di puncak Gunung Prau, maka bawalah perlengkapan mendaki baik itu untuk kelompok maupun perorang seperti jaket dan selimut karena walaupun gunung prau tidak terlalu tinggi tapi suhu disana sangat dingin. Jika sobat tidak ingin menginap dan hanya ingin melihat sunrise, sunset dan melihat puncak gunung lainnya, bisa melakukan pendakian Gunung Prau pada pagi hari sekitar pukul 02.00 karena jika sampai puncak pukul 10.00 ke atas biasanya sudah tak terlihat puncak gunung Merbabu, Slamet, Sumbing, Sindoro, dan puncak gunung Merapi.

Memulai Pendakian

Pendakian Gunung Prau dimulai dari basecam Patak Banteng. Sebelum mendaki jangan lupa untuk melakukan registrasi pendakian terlebih dahulu. Biaya mendaki perorangnya 5 ribu rupiah dan parkir sepeda motor 5 ribu rupian. Sangat murah bukan? Awal pendakian dimulai dengan menaiki anak tangga sebelum menuju pos 1. Anak tangga yang dinaiki sekitar 120 buah.

Tangga menuju pos 1 Pendakian Gunung Prau

Tangga menuju pos 1 Pendakian Gunung Prau

Setelah melewati anak tangga terakhir, sobat akan menemui jalan setapak dengan tanah yang berdebu. saya menyarankan agar sobat memakai masker agar partikel-partikel debu dapat terfilter. Jalur yang dilewati sebelum sampai pos 1 akan terus menanjak. Namun sobat jangan hanya fokus pada jalan yang di tapaki. Coba sesekali sobat mengamati sekeliling. Hamparan perkebunan penduduk dengan tanaman khas dataran tinggi sedang menyapa sobat. Nikmati setiap hirup oksigen yang dihasilkan tumbuhan disana dan manjakan mata dengan keindahan perkebunan dataran tinggi. Namun jangan sampai terlena, perjalanan sobat menuju puncak masih cukup jauh.

Setelah melewati jalan tanah berdebu, sobat akan menemui jalan berbatu yang juga menanjak. Jalanan ini mengingatkan kita tentang jalan pendakian menuju pos 1 Gunung Sumbing via Garung. Jalan berbatu ini berukuran 3-4 meter dan biasanya digunakan untuk mengangkut hasil panen warga dengan mobil pickup ataupun motor. Tantangan Gunung prau sudah terasa di jalan berbatu dengan kemiringan sekitar 15-20 derajat ini. Panjang jalan ini sekitar 150 meter hingga sampai pos 1. Namun untuk mencapai pos 1 sobat bisa juga menggunakan jasa ojek. Bila sobat baru pertama kali mendaki Gunung Prau, saya sarankan untuk berjalan kaki saja, karena mencapai puncak setapak demi setapak sambil menikmati keindahan disepanjang jalan yang dilalui akan lebih berkesan. Sampai pos 1 merupakan tandak berakhirnya jalan setapak dengan pijakan batu. Selanjutnya dari pos 1 sampai puncak akan didominasi dengan tanah kuning dan berdebu.

Jalan Bebatuan Setelah Naik Tangga Menuju Pos 1Pendakian Gunung Prau

Jalan Bebatuan Setelah Naik Tangga Menuju Pos 1 Pendakian Gunung Prau

Perjalanan dari pos 1 menuju pos 2 semakin menantang. Setelah selesai dengan perkebunan warga, kita akan mulai memasuki hutan. Walaupun hutannya tidak terlalu rimbun, sobat harus tetap waspada dengan pijakanan tanahnya. Sampai di pos 2 sobat dapat beristirahat sejenak untuk minum ataupun makan coklat agar energi sobat dapat terisi kembali. Dari pos 2 sobat juga dapat menikmati desa Patak Banteng dari ketinggian. Rumah, pohon, masjid, apalagi manusia yang ada di bawah tampak kecil bahkan sampai tidak terlihat. Memang sejatinya manusia kecil dihadapan alam, apalagi dihadapan sang pencipta.

Trek dari Pos 1 Menuju Pos 2 Pendakian Gunung Prau

Trek dari Pos 1 Menuju Pos 2 Pendakian Gunung Prau

Perjalanan dari pos 2 menuju pos 3 masih berupa hutan dengan pepohonan menjulang. Tanjakan disini mulai menunjukan kebolehannya, membuat energi pendaki cukup cepat terkuras. Dengan kerja keras dan semanagat pantang menyerah, akan sampailah sobat ke pos 3. Di pos 3 tempatnya cukup rimbun dan nyaman untuk beristirahat. Sobat bisa mengatur nafas dan menyiapkan energi untuk kembali melanjutkan perjalanan menuju puncak.

Trek Dari Pos 2 Menuju Pos 3 Pendakian Gunung Prau

Trek Dari Pos 2 Menuju Pos 3 Pendakian Gunung Prau

Selepas pos 3 perjalanan semakin menantang. Jalur pendakian semakin terjal, licin, dan berupa bebatuan. Mendekati puncak, jalur pendakian masih terjal namun lebih mudah dilewati karena terdapat anak tangga yang terbuat dari bambu di akhir pendakian. Setelah melewati tanjakan tangga tersebut, sampailah kita di sunrise camp. Tempat mendirikan tenda. Carilah camping ground dengan tanah datar agar nyaman saat digunakan beristirahat. Dan akhirnya sampai juga kita di puncak. dari bukit teletubis ke puncak jalanya sudah landai sampai menuju puncak tugu, pemandangan paling keren dipuncak tugu karna nati kita bisa melihat 6 gunung sekaligus dengan jarak yg dekat.

Bila sobat sampai di puncak pada malam hari, sobat bisa beristirahat sebelum menyantap sunrise dipagi hari.

Menyantap Sunrise di Puncak Gunung Prau

Persiapkan kamera dan teropong sobat. Setelah itu tinggal nikmati sajian keindahan Gunung Prau ciptaan tuhan dan jangan lupa untuk mensyukuri apa yang sudah didapat.

Pemandangan Sumbing-Sindoro dari Puncak Gunung prau

Pemandangan Sumbing-Sindoro dari Puncak Gunung prau

Sunrise di Gunung Prau

Sunrise di Gunung Prau

Matahari mulai muncul di balik awan. Santapan Pagi di Gunung Prau

Matahari mulai muncul di balik awan. Santapan Pagi di Gunung Prau

Pemandangan Lautan Awan dari Puncak Gunung Prau

Pemandangan Lautan Awan dari Puncak Gunung Prau

Puncak Gunung Prau

Puncak Gunung Prau

Facebook Comments

Related For Pendakian Gunung Prau: Menyantap Sunset dan Sunrise di Bukit Teletubies

Page

Page

Page