Wisatalicious

Website Wisata Paling Nikmat!

Menu

Mendaki Gunung Sumbing, Menikmati Keindahan Dibalik Jalan Terjal Penuh Liku

July 22, 2016 | Pendakian

Gunung Sumbing terletak di Jawa Tengah dan terbentang di empat kabupaten, yaitu Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Purworejo. Gunung Sumbing merupakan gunung tertinggi nomor tiga di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru dan Gunung Slamet. Saat sobat berada di atas candi Bororbudur, sobat bisa melihat gunung ini di arah barat. Kondisi alam disekitar kaki Gunung Sumbing sangat subur sehingga banyak dimanfaatkan masyarakat setempat sebagai perkebunan. Dengan ketinggian 3.371 meter di atas permukaan laut, setiap pendaki yang mencoba mendaki gunung tersebut akan disuguhi dengan pemandangan menakjubkan dari atas awan dan disepanjang perjalanan menuju puncak akan disambut oleh bunga edelweis, sang bunga abadi yang mekar dalam waktu cukup lama dan hanya tumbuh di dataran tinggi. Gunung Sumbing sering disebut dengan gunung kembar karena letaknya berdekatan dengan Gunung Sindoro. Banyak pendaki yang menganggap trek di Gunung Sumbing lebih sulit daripada Gunung Sindoro, namun keduanya sama-sama memiliki keindahan yang menakjubkan.

Terdapat 3 jalur pendakian Gunung Sumbing yang sudah biasa digunakan oleh para pendaki, diantaranya jalur Cepit Parakan (Pungungan Timur), Jalur Bogowongso (Pungungan Barat), dan Jalur Desa Garung (Pungungan Utara). Jalur via Garung merupakan jalur favorit para pendaki Gunung Sumbing karena pemandangan yang lebih indah dan jalurnya relatif lebih pendek.

Pada Pendakian Gunung Sumbing via Garung jalur lama ataupun baru, kita dapat menuju basecamp Garung dengan menaiki bus tujuan Wonosobo dan berhenti di pos pendakian Garung. Setelah itu harus berjalan sekitar 1 km hingga sampai ke basecamp. Akses menuju basecamp Garung tidak sulit karena jalanannya sudah di aspal.

Basecamp-pos 1 pendakian Gunung Sumbing

Setelah beristirahat sejenak di basecamp sambil melengkapi registrasi dengan membayar biaya registrasi sebesar 15.000 sudah termasuk parkir motor bila menggunakan kendaraan sendiri, kita dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju pos 1. Ada dua pilihan bagi pendaki untuk menuju ke pos 1, yaitu berjalan kaki atau menggunakan ojek yang sudah standby di basecamp. Bila kita berjalan kaki, waktu yang dibutuhkan sekitar 2 jam. Namun bila menggunakan ojek hanya akan memakan waktu kurang dari 15 menit dengan membayar 25 ribu perorang. Bila ini adalah pendakian pertama di Gunung Sumbing, ada baiknya memilih untuk berjalan kaki saja karena akan lebih berkesan dan disetiap langkah menuju pos satu akan disuguhi dengan hamparan perkebunan penduduk yang penuh dengan tanaman khas dataran tinggi.. Pos 1 (Malim) merupakan batas antara perkebunan warga dengan pintu masuk hutan. Disana terdapat warung milik warga dan tempat berteduh dengan atap. Ada juga pos ojek yang siap mengantar pendaki yang ingin turun menuju basecamp menggunakan motor.

Basecam Pendakian Gunung Sumbing Via Garung

Basecam Pendakian Gunung Sumbing Via Garung

 

Jalan dari basecamp menuju pos 1 pendakian Gunung Sumbing via Garung

Jalan dari basecamp menuju pos 1 pendakian Gunung Sumbing via Garung

Pos 1-Pos 2 pendakian Gunung Sumbing

Pendakian dari pos 1 menuju pos 2 (Genus) berupa tanah padat dan tidak rata. Trek yang dilalui belum begitu terjal dan menanjak. Hanya sesekali pendaki akan menemui beberapa tanah datar namun sempit yang dapat digunakan untuk berhenti sejenak mengatur nafas. Dari pos 1 menuju pos 2 waktu yang ditempuh sekitar 1 jam. Di pos 2 yang berada dijalur pendakian hanya dapat menampung sekitar 3 tenda karena tempatnya yang memang tidak terlalu luas.

Pos 1 (Malim) pendakian Gunung Sumbing via Garung

Pos 1 (Malim) pendakian Gunung Sumbing via Garung

pos 2 (Genus) pendakian Gunung Sumbing via Garung

pos 2 (Genus) pendakian Gunung Sumbing via Garung

Pos 2-Pos 3 pendakian Gunung Sumbing

Pendakian Gunung Sumbing dari pos 2 menuju pos 3 (Seduplak Roto) kita akan dihadapkan dengan trek yang semakin menanjak dengan tingkat kecuraman tinggi. Kehati-hatian pendaki sangat dibutuhkan apalagi saat musim hujan karena jalan yang ditapaki akan sangat licin dan berbahaya. Tidak ada trek mendatar atau biasa disebut bonus dari pos 2 menuju pos 3, jadi alangkah lebih baik untuk menyiapkan tenaga saat beristirahat di pos 2. Waktu yang dibutuhkan dari pos 2 menuju pos 3 kurang lebih 1 jam.

Pos 3-Pestan pendakian Gunung Sumbing

Pendakian Gunung Sumbing dari Pos 3 menuju Pestan tidak memerlukan waktu lama, hanya sekitar 30 menit. Pestan merupakan tempat favorit para pendaki untuk mendirikan tenda karena disana merupakan dataran yang cukup luas dan dapat menampung puluhan tenda. Namun harus diingat untuk sebisanya tidak mendirikan tenda di Pestan karena tidak adanya pepohonan atau batu besar sehingga rawan badai.

Pestan-Pasar Watu pendakian Gunung Sumbing

Dari pestan untuk menuju ke puncak Gunung Sumbing pendaki akan melewati Pasar Watu, yaitu trek yang terus menanjak berupa bebatuan sedang hingga besar disepanjang perjalanan. Dari Pestan menuju trek Pasar Watu membutuhkan waktu sekitar 90 menit. Jika ditempuh dipagi hari, jangan lupa untuk menikmati pemandangan disekeliling. Hamparan bukit hijau dengan Gunung Sindoro yang berdiri gagah dibelakang kita seakan memberi energi untuk segera mencapai puncak.

Pasar Watu-Watu Kotak pendakian Gunung Sumbing

Dari Pasar Watu menuju Watu Kotak dapat ditempuh dengan waktu sekitar 2 jam. Trek menuju Watu Kotak akan semakin menanjak dan terjal dengan dipenuhi bebatuan besar. Kebanyakan pendaki akan mendirikan tenda di Watu Kotak sebelum sumit karena jalan menuju puncak tidak begitu jauh dan adanya bebatuan besar yang melindungi tenda bila ada badai. Namun tempat untuk mendirikan tenda di Watu Kotak cukup terbatas.

Pemandangan Gunung Sindoro dilihat dari pos Watu Kotak Menuju Puncak Gunung Sumbing dipagi hari

Pemandangan Gunung Sindoro dilihat dari pos Watu Kotak Menuju Puncak Gunung Sumbing dipagi hari

Watu Kotak-Puncak Gunung Sumbing

Dari Watu kotak menuju puncak masih didominasi dengan bebatuan dan tanjakan. Pemandangan disepanjang perjalanan menuju puncak sangat menakjubkan karena kita sudah berada di ketinggian lebih dari 2000 meter diatas permukaan laut. Jika hari cerah dan tidak ada kabut kita dapat melihat lautan awan dibawah kita dan tidak ketinggalan di sepanjang perjalanan akan ada tumbuhan edelweis atau bunga abadi. Sebelum mencapai puncak, pendaki akan menemui persimpangan dengan papan petunjuk arah, dimana bila kita lurus akan mencapai puncak buntu, apabila ke kanan akan sampai di puncak kawah. Bila ingin mencapai puncak kawah, pendaki harus berjalan di tebing yang tidak begitu curam. Di puncak ini kita dapat menikmati keindakah kawah Gunung Sumbing dengan kepulan asap dan pasir hitam. Dari puncak Kawah kita dapat menuju Puncak Rajawali dengan turun terlebih dahulu kemudian naik menanjak ke puncak rajawali dengan kecuraman yang tinggi. Bila kita ingin ke Puncak Buntu, dari persimpangan kemudian lurus. Dipuncak buntu kita tidak dapat turun ke kawah. Namun pemandangan dari puncak buntu tidak kalah menakjubkan dibandingkan di Puncak Kawah.

Pemandangan Puncak Buntu Gunung Sumbing

Pemandangan Puncak Buntu Gunung Sumbing

Pemandangan kawah Gunung Sumbing dari Puncak Kawah

Pemandangan kawah Gunung Sumbing dari Puncak Kawah

Pendakian ke Gunung Sumbing memang merupakan pengalaman yang menarik dan tidak akan pernah terlupakan. Trek gunung sumbing cukup berat dan menguras energi. Membutuhkan ketangkasan dan kegigihan untuk dapat mencapai puncak. Namun dengan perjuangan yang tidak setengah-setengah, hasil yang didapat juga tidak akan setengah-setengah. Keindahan alam yang memanjakan mata dan pikiran serta pengalaman berharga dalam menapaki setiap langkah menuju puncak Gunung Sumbing merupakan bagian dari nikmat tuhan yang harus di syukuri. Jagalah selalu gunung untuk anak cucu kita. Tiga hal yang harus selalu kita terapkan ketika berada di gunung. Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak. Jangan mengambil apapun kecuali gambar. Jangan membunuh apapun kecuali waktu. selamat melakukan pendakian Gunung Sumbing.

Facebook Comments

Related For Mendaki Gunung Sumbing, Menikmati Keindahan Dibalik Jalan Terjal Penuh Liku

Page

Page

Page