Wisatalicious

Website Wisata Paling Nikmat!

Menu

Garuda Wisnu Kencana, Patung Tertinggi Dan Filosofi Burung Garuda

July 28, 2016 | Bali

Garuda Wisnu kencana atau yang sering disingkat GWK Bali merupakan salah satu objek wisata pilihan di pulau dewata. Patung Garuda Wisnu Kencana yang merupakan satu patung raksasa dari Dewa Wisnu yang sedang mengendarai burung garuda menjadi daya Tarik tersendiri. Selain itu, di sekitar Garuda wisnu kencana cultural park ini banyak juga terdapat hal-hal menarik yang membuat orang akan menikmati saat-saat bertamasya di objek wisata yang terletak dekat dengan pantai pandawa bali ini.

Letak Dan Lokasi Taman Wisata Garuda Wisnu Kencana

Sebagai sebuah taman wisata dan budaya yang nantinya direncanakan akan menjadi landmark dari keindahan pulau Bali, tentu saja pembangunan dari areal wisata ini sudah diperhitungkan dengan matang. Pihak pembuat, yaitu Yayasan Garuda Wisnu Kencana memerlukan waktu dua tahun untuk mendapatkan lokasi untuk patung Garuda Wisnu Kencana yang dianggap sempurna. Sebelumnya wilayah yang kemudian dibangunGKW Bali ini,merupakan tempat penambangan batu kapur.

Garuda Wisnu kencana Cultural Park

Pemilihan tempat yang seksama, membuat Taman Budaya garuda Wisnu Kencana mudah dicapai para wisatawan. Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana Bali beralamat di Jalan Raya Uluwatu, Ungasan kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali.

Cara paling mudah mendatangi taman budaya Garuda Wisnu Kencana yang luasnya mencapai 250 hektar ini adalah dengan berkendara dari Kuta, karena kalo di sini jaraknya lebih dekat dan cepat sampai. Jika anda datang dari Airport Ngurah Rai, menuju lokasi dari tempat wisata di Bali GWK, hanya membutuhkan waktu 15 – 20 menit, saat lalu lintas lancar.

Garuda Wisnu kencana

Filososfi patung Dan Cerita Garuda Wisnu Kencana

Kebudayaan Indonesia, dan khususnya Bali pada hal ini terlihat dalam pemberian nama dan konsep pembangunan dari GWK cultural park ini. Semua hal itu tentu telah dipikirkan dengan seksama, untuk menjadikan burung garuda menjadi ikon dari tempat ini.

Semua hal ini tentunya tak terlepas dari cerita kepahlawanan dan kebaktian sang burung garuda yang menyelamatkan ibunya dari perbudakan.

Cerita berawal dari Rsi Kasyapa yang memiliki 2 orang istri yakni Kadru dan Winata. Rsi kasyapa selalu menyayangi dan berbuat adil kepada kedua istrinya, walaupun begitu salah satu istrinya yaitu Kadru selalu menaruh rasa iri dan membenci Winata. Ia selalu ingin menyingkirkan Winata.

Kedua istri Rsi Kasyapa masing-masing dikaruniai momongan(anak). Kadru memiliki anak para Naga, sedangkan Winata dikaruniai anak seekor Burung Garuda.

Suatu ketika, Para Dewa sedang mengaduk-aduk samudra untuk mendapatkan Tirtha Amartha, sebuah air abadi yang dapat memberikan hidup kekal kepada siapapun yang meminumnya walaupun hanya setetes.

Bersamaan dengan kejadian itu, nantinya akan muncul kuda terbang bernama Ucaihswara. Kadrupun menantang Winata untuk menebak warna Kuda Ucaihswara yang yang nanti akan muncul dengan perjanjian, jika siapapun yang kalah harus bersedia menjadi budak dan selalu mentaati seluruh perintah dari yang menang.

Kadru menebak warna kuda itu berwarna hitam, dan Winata menebak warna kuda itu putih.

Kadru berbuat licik dengan menyuruh anaknya naga, untuk melihat terlebih dahulu, dan jika warnanya putih, naga disuruh untuk menyembur dengan racun tubuh kuda itu sehingga akan terlihat kehitaman.

Singkat cerita Kuda yang leuar berwarna kehitaman, dan Winata kalah dan menjadi budak Kadru.

Mengetahui cerita sebenarnya, Garuda berusaha membebaskan ibunya. Setelah pertarungan yang seimbang, Nagapun memberikan persyaratan bahwa dia akan membebaskan Winata dengan syarat sang Garuda harus membawakan Tirtha Amartha kepada Naga.

Demi cinta dan bakti kepada sang ibu, Garuda menyanggupinya dan mencari Tirtha Amerthadi tengah lautan. Ia bertarung dengan para Dewa, memperebutkan air abadi tersebut, hingga akhirnya Dewa Wisnu datang membawa Tirtha Amertha. Dewa Wsinu menanyakan alasan sang Garuda menginginkan air suci tersebut. Garuda kemudian menceritakan kisah ibunya. Dewa Wisnu merasa iba, mau memberikan air itu dengan syarat agar Garuda mau menjadi tunggangan Dewa Wisnu. Hal ini yang kemudian disebut sebagai Garuda Wisnu Kencana, atau Garuda Tunggangan Dewa Wisnu.

Kisah yang heroik dan menyentuh bukan sobat. Itulah juga kenapa burung garuda dijadikan lambing Negara Indonesia, sebagai pengingat bagi kita bangsa Indoneisa untuk berbakti pada ibu pertiwi.

Setiap tempat memang memiliki ceritanya tersediri, GWK Bali memiliki hubungan erat dengan burung garuda, hal ini juga berlaku untuk tempat wisata lain di Indonesia, misalnya cerita tentang Roro jonggrang di Candi Prambanan.

Kapan Patung Garuda Wisnu Kencana Selesai?

Satu hal yang menjadi pertanyaan bagi setiap wisatawan yang datang ke GWK tentunya adalah kapan patung garuda wisnu kencana yang menjadi simbol tempat ini akan selesai. Patung ini nantinya akan setinggi 126 meter dan selebar 50 meter. Namun masalah dana dipercaya menjadi hambatan terselesaikannya patung yang akan melebihi tinggi patung Liberty di New York Amerika Serikat ini.

Sebagai masyarakat Indonesia, tentu kita berharap patung segera selesai. Apalagi kabarnya patung ini nantinya akan terlihat dari pantai kuta saat sudah selesai. Pasti akan terlihat wah sobat.

Berwisata Ke Garuda Wisnu kencana Cultural park

Ada banyak hal menarik dan fasilitas wisata yang bisa sobat nikmati di GWK bali ini. Melihat patung tentunya adalah hal yang istimewa. Hal lain adalah menikmati sunset dari ketinggian puncak bukit kapur di kawasan GWK ini.

Selain itu, tempat ini merupakan satu lokasi yang sering menjadi tempat penyelenggaraan event event besar.

Garuda Wisnu kencana Cultural Park lotus pond Garuda Wisnu kencana Cultural Park lotus pond

Garuda Wisnu Kencana memang ditujukan sebagai tempat pusat aktivitas seni budaya di Bali. Berbagai macam pertunjukan musik, sendratari, orchestra, fashion show dan lain-lain sering ada di sini. Di Lotus Pond, semacam panggung terbuka berkapasitas 7500 orang, sering diadakan pagelaran berskala besar. Sedangkan di bagian lain dari Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, yaitu Exhibition Gallery sering dipakai untuk pameran lukisan atau seni rupa dengan skala internasional.

Singkat kata bila sobat berlibur ke bali, masukan Garuda Wisnu kencana Cultural park dalam paket wisata Bali sobat. Satu tempat yang juga menarik di kunjungi di Bali adalah Pura Tanah Lot. Sekian, Sobat bisa memberikan kesan sobat mengenai Garuda Wisnu Kencana lewat koment di bawah.

Facebook Comments

Related For Garuda Wisnu Kencana, Patung Tertinggi Dan Filosofi Burung Garuda

Page

Page

Page