Wisatalicious

Website Wisata Paling Nikmat!

Menu

Candi Borobudur, Wisata, Sejarah, Dan Relief Sang Budha

July 23, 2016 | Jawa tengah

Candi Borobudur merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Indonesia. Semisal sobat pergi ke luar negeri dan berbicara tentang Indonesia, bisa jadi orang lura akan tahu bila sobat berbicara tentang candi bororbudur. Memang candi Borobudur yang megah dan penuh sejarah merupakan salah satu ikon Indonesia yang dikenal dunia. Pernahkah sobat jalan-jalan ke candi Borobudur? Apa sejarah dan misteri yang ada di candi ini? Kali ini wisatalicious.com akan membahasnya untuk sobat licious semua.

Letak Dan Lokasi Candi Borobudur

Letak candi Borobudur berada diatas perbukitan yang beralamat di Desa Borobudur, Mungkid, Magelang, Jawa tengah. Letaknya 42 km sebelah laut kota Yogyakarta. Candi ini dikelilingi Bukit Manoreh yang membujur dari arah timur ke barat. Sementara di sebelah timur terdapat Gunung Merapi dan Merbau, serta disebelah barat ada Gunumg Sindoro dan Gunung Sumbing.

Sekitar satu kilometer menuju arah candi, sobat akan sudah bisa melihat sebuah bangunan tinggi berwarna hitam, dan banyak orang naik ke atasnya. Itulah pemandangan candi Borobudur. Candi ini mempunyai luas dasar 123×123 meter, tingginya kini 35 meter, namun tinggi asli candi bororbudur adalah 42 meter. Candi ini juga memiliki 10 tingkatan teras.

Tiket Masuk Candi Borobudur

Setelah parkir mobil, dan menuju ke arah ticketing sobat akan harus antri karena banyak juga wisatawan lain yang ingin bertamasya ke candi Borobudur ini. Tiket candi Borobudur sekitar Rp. 30.000. Jumlah yang sepadan disbanding dengan keindahan dan kemegahan candi yang akan sobat temui. Lagipula untuk orang asing harga tiket masuk Borobudur di atas Rp. 100.000.

wisata Candi Borobudur

Setelah masuk melewati tiket masuk, sobat akan masuk ke wilayah taman wisata candi Bororbudur. Sobat akan disambut sebuah pohon besar. Itu adalah jenis pohon yang dulu digunakan Budha Sidharta Gautama bertapa. Begitu menurut cerita. Pohon jenis ini juga ada di candi mendut yang terletak tak jauh dari candi Borobudur.

Sebelum berjalan lebih lanjut ke arah bangunan candi Borobudur mampirlah sejenah ke pusat informasi yang terletak di sebelah kiri. Di sana sobat bisa melihat maket, atau semacam peta tiga dimensi yang menunjukan area candi. Sobat bisa juga melihat beragam foto dan gambar candi Borobudur dari waktu ke waktu. Mulai dari awal penemuan, renovasi, hingga kerusakan akibat gempa Jogja 2006 silam. Dan tahukah sobat, bahwa candi Borobudur pernah di bom pada tahun 80 an. Bom diletakan di stupa. Satu stupa yang bomnya tidak meledak kini dipercaya sebagai stupa pembawa keberuntungan.

Sejarah, Cerita, Dan Kisah Candi Borobudur

Sejarah candi Borobudur berawal dari masa kejayaan kerajaan-kerajaan Hindu Budha di Abad ke 8 masehi. Candi Borobudur didirikan sekitar tahun 800-an Masehi oleh para penganut agama Buddha Wahayana di bawah pimpinan Dinasty Sailendra. Terdapat berbagai teori yang menjelaskan asal usul nama candi borobudur. Salah satunya menyatakan bahwa nama borobudur kemungkinan berasal dari kata “Sambhara” yang artinya “gunung” dan “bhudara” yang bisa diartikan “lereng-lereng yang terdapat teras-teras.

Penjelasan lain ialah bahwa nama ini berasal dari dua kata “bara” dan “beduhur”. Bara berarti vihara, beduhur berarti di ketinggian. Jadi maksudnya ialah sebuah biara atau asrama yang berada di tanah tinggi.

Masing-masing nama memiliki hubungan yang masuk akal, sebagai wisatawan kita menikmati saja semua makna nama tersebut sebagai bagian dari cerita candi Borobubur ini.

Candi Borobudur

Pembangunan candi Borobudur hampir bersamaan dengan candi Prambanan di sebelah timur Jogjakarta. Bisa jadi itu adalah bentuk persaingan antara dinasti kerajaan hindu sanjaya, dan dinasti kerajaan budha saylendra. Atau itu malah bentuk keselarasan, mengingat letak dari kedua candi yang tak begitu jauh.

Menurut sejarah, seorang bernama Gunadharma adalah arsitek utama yang bertanggung jawab atas pembangunan candi ini. Candi Borobudur didirikan di masa kerajaan Mataram. Pendiri Candi Borobudur adalah raja Mataram dari wangsa Syailendra bernama Samaratungga, yang melakukan pembangunan sekitar tahun 824 M.

Pembangunan candi Borobudur membutuhkan waktu sekitar setengah abad. Candi ini baru dapat diselesaikan pada masa putrinya, Ratu Pramudawardhani.

Diperkirakan pada masa kejayaannya, candi Borobudur merupakan salah satu tempat penting agama budha yang dikunjungi umat budha dari berbagai kerajaan.

Bangunan Dan Relief Candi Bororbudur

Dibutuhkan tak kurang dari 2 juta balok batu andesit atau setara dengan 50.000m persegi untuk membangun Candi Borobudur ini. Berat keseluruhan candi mencapai 3,5 juta ton.

Bangunan candi bororbudur menurut filosofinya dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu karmawibhangga, rupadhatu, dan arupadathu.

Untuk lebih memahami mengenai filosofi ini, sobat harus berjalan ke arah kiri setelah masuk ke halaman candi. Di pojok tenggara candi ini ada relief yang menunjukan tingkatan kharmawibangga. Karmawibhangga sendiri berarti kehidupan manusia yang masih terikat karma. Manusia masih berbuat kejahatan. Dalam relief karma wibhangga sobat akan sedikit melihat gambar berisikan hukum karma. Yaitu tentang orang yang berbuat jahat dan mendapat hukuman setimpal. Dan sebaliknya. Sayangnya hanya sedikit saja dari relief karmawibhangga ini yang dibiarkan terbuka. Lainnya ditutup batu, dengan alasan untuk menguatkan bangunan candi. Meamang sejak zaman kerajaan dulu, wilayah ini cukup sering mengalami gempa.

Naik ke atas, sobat akan masuk ke tingkatan rupadhatu. Ini adalah tingkatan yang lebih baik, dimana orang mulai mencari pencerahan. Rupa artinya wajah. Di sini sobat akan menemukan beberapa relief, satu yang paling terkenal adalah relief lalitha Visthara yang bercerita tentang perjalanan hidup Budha Shidarta gauthama.

Jika ingin membaca relief ini secara lengkap, sobat harus mengelilingi candi searah jarum jam. Missal sobat datang pas bersamaan dengan orang budha yang akan bersembahyang, sobat akan menemukan bahwa orang tersebut akan berjalan mengelilingi candi bodobudur setingkat demi setingkat searah jarum jam.

Bila sobat naik tiga tingkat ke atas, sobat akan masuk ke teras candi yang berbentuk lingkaran. Artinya sobat sudah masuk ke area arupadhatu, yang berarti tanpa wajah. Ini adalah symbol pencerahan yang diraih budha. Di tingkat teratas terdapat stupa utama yang juga menjadi mahkota dari candi bororbudur. Secara filosofi, itu juga merupakan symbol dari manusia yang sudah mendapat pencerahan dan melupakan nafsu dunia.

Di sinilah sobat bisa menikmati keindahan alam dengan pemandangan gunung dan perbukitan di sekitar. orang juga sering berebut berfoto dengan stupa keberuntungan yang ada di sebelah timur.

Misteri Dan Legenda Candi Borobudur

Rasanya tak ada bangunan di Indonesia yang tak lepas dari misteri dan legenda. Dan Candi Borobudur sebagai sebuah bangunan megah yang menundang banyak orang untuk mengunjunginya tentu saja juga membuat orang bertanya-tanya mengenai banyak hal terkait candi ini.

Selain misteri asal nama candi yang masih memiliki banyak nama, candi Borobudur juga memiliki banyak misteri dan legenda lain. Misteri pertama terkait pembangunannya. Dipercaya banyak orang bahwa pada masa candi Borobudur dibangun, tekneologi seharusnya masih sangat sederhana, jadi, bagaimana orang pada zaman tersebut membuat candi sebesar dan semegah Borobudur? Pertanyaaan ini terkait juga dengan asal batu yang digunakan untuk membangun candi. Dimana batu-batu itu berasal, dan dimana mereka mengukirnya. Sampai sekarang belum ada bukti yang jelas. Beberapa orang menganggap bahwa sungai yang berada di sekitar candi Borobudur merupakan tempat asal batu yang digunakan untuk membuat susunan candi.

Misteri lain terkait legenda danau purba yang dahulu kala dipercaya mengelilingi candi Borobudur. Berdasarkan sebuah penelitian, dipercaya bahwa tanah di sekitar candi dulunya merupakan danau, yang karena letusan gunung merapi, akhirnya danau terkubur.

Satu hal terakhir yang pasti juga muncul di benak wisatawan yang datang berkunjung ke candi bororbudur adalah banyaknya arca tanpa kepala. Catatan Balai Konservasi Borobudur (BKB), dari 504 arca Buddha yang ada di candi peninggalan Wangsa Syailendra abad ke-8 ini, terdapat sebanyak 248 arca yang kini dalam kondisi tanpa kepala.

patung di Candi Borobudur

Orang hanya bisa berspekulasi terkait arca tanpa kepala ini. Mungkin dulu ada orang yang mencurinya, atau rusak karena bencana alam.

sunrise di Candi Borobudur

Berwisata Ke Candi Borobudur

Candi Borobudur memiliki banyak cerita terkait asal usul candi, keindahan dan kemegahan alam sekitarnya, hingga misteri yang masih menyelimutinya. Sobat bisa mendapatkan pengalaman berwisata yang luar biasa di tempat ini. Di puncak candi, sobat bisa melihat keindahan alam di sekitar. Ada juga fasilitas kereta, juga museum di candi Borobudur yang bisa sobat kunjungi. Terakhir, cindera mata juga ada banyak pilihan. Satu lagi fasilitas yang menarik adalah menginap di hotel manohara yang ada di dalam area candi, dari sini sobat bisa membeli tiket khusus untuk melihat sunrise dari atas candi keesokan harinya. Jadi, kapan sobat berkunjung ke Candi Bororbudur? Candi Borobudur searah dengan tempat wisata dieng dari arah Jogjakarta. Jika sobat memiliki jadwal liburan dalam waktu dekat ini, datang dan berwisatalah ke candi Borobudur.

Facebook Comments

Related For Candi Borobudur, Wisata, Sejarah, Dan Relief Sang Budha

Page

Page

Page